Sekolah PSPP Penerbangan Jogja – Hai haii… kamu sudah pernah memiliki pengalaman terbang belum nih? Terbangnya menggunakan pesawat ya. Apabila kamu sudah pernah melakukan penerbangan menggunakan pesawat komersil, maka kamu tentunya sudah harus paham tentang prosedur pemeriksaan keamanan penerbangan di bandara.

Sebab dengan bepergian menggunakan bus atau kereta api, untuk menjadi penumpang pesawat terbang kamu harus benar-benar lolos dari pemeriksaan keamanan yang dilakukan oleh AVSEC.

Mengingat resiko yang akan terjadi jika sampai lengah saat pemeriksaan, nyawa para penumpang serta seluruh crew pesawat terbang akan menjadi taruhannya. Maka dari itu, pemeriksaan penerbangan sudah mulai berjalan ketika calon penumpang hendak memasuki terminal keberangkatan. Nah hal berikut sebaiknya kamu siapkan sebelum menjalani penerbangan.

Demi kelancaran perjalanan kamu menggunakan pesawat terbang, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan atau hindari ketika proses pemeriksaan oleh AVSEC. Sebab dengan mempersiapkan dan menghindari hal berikut ini, kamu tidak akan menjalani pemeriksaan lanjutan yang tentunya dapat menghambat penerbangan kamu.

1. Hindari Membawa Cairan Melebihi Jumlah yang Ditentukan

Hal tersebut biasanya supaya tidak ditahan ketika pemeriksaan oleh AVSEC. Mengenai batas maksimal cairan yang diizinkan ke pesawat biasanya berbeda-beda setiap bandar udara. Hal tersebut disesuaikan dengan jarak tempuh penerbangan dan jenis pesawat yang dipakai.

Khusus penerbangan internasional, diketahui bahwa batas maksimal membawa cairan merupakan hingga 100ml. Artinya apabila penumpang bersikeras membawa cairan yang melebihi jumlah tersebut, dapat dipastikan jika kelebihannya akan disita oleh petugas saat menjalani pemeriksaan oleh AVSEC. Akan tetapi mengenai batas maksimal tersebut, masih ada pengecualian untuk obat-obatan maupun susu bayi.

2. Pastikan Kamu Telah Memegang Tiket yang Sesuai Kartu Identitas, Sebelum Sampai di Lokasi Pemeriksaan Oleh AVSEC

Tiket dengan nama yang sesuai dengan kartu identitas adalah dokumen yang wajib kamu miliki. Jangan sekali-kali kamu membeli tiket melalui calo. Karena dapat dipastikan uang kamu hangus begitu saja dan kamu tidak bisa mengikuti penerbangan.

Selain memeriksa barang bawaan, pemeriksaan ini juga meliputi pemeriksaan tiket dan kartu identitas. Sehingga untuk menghindari antrian panjang di depan AVSEC, usahakan kamu telah menyiapkan tiket pesawat yang telah kamu beli beserta kartu identitas asli kamu.

3. Hal yang Perlu Kamu Lakukan Sebelum Pemeriksaan Oleh AVSEC di WTMD

Setiap negara memiliki peraturan masing-masing terkait barang-barang yang perlu ditanggalkan sebelum menjalani pemeriksaan oleh AVSEC melalui WTMD setiap negara. Untuk Indonesia sendiri pada umumnya, penumpang/staff yang harus melalui WTMD perlu melepas ikat pinggang, jam tangan, serta jaketnya. Lalu meletakkannya di convier untuk diperiksa secara terpisah melalui X-Ray. Agar proses ini dapat berlangsung cepat, pastikan kamu sudah melepasnya sebelum memasuki antrian.

4. Barang Elektronik yang Kamu Bawa Juga Akan Menjalani Pemeriksaan Oleh AVSEC

Selain jam tangan, ikat pinggang serta jaket, barang elektronik yang kamu kantongi seperti HP atau kamera harus kamu keluarkan dari kantong kamu. Karena perlu juga menjalani pemeriksaan oleh AVSEC melalui mesin X-Ray. Supaya proses juga tidak memakan waktu lama, pisahkan antara elektronik berukuran kecil dan besar.

5. Hindari Memakai Sandal, Karna Akan Memunculkan Kecurigaan

Pada penerbangan internasional, biasanya tidak diizinkan penumpangnya memakai sandal sebagai alas kakinya. Maka dari itu, untuk jaga-jaga pakailah sepatu saja ketika di bandara agar kamu pun tidak di teror dengan berbagai pertanyaan ketika proses pemeriksaan. Tentunya hal itu akan menghambat dan memperlambat proses penerbangan kamu.

6. Pemeriksaan Oleh AVSEC Cukup Memakan Waktu, Datanglah 2 atau 3 Jam Sebelum Jadwal Penerbangan

Jangan menyamakan proses ketika naik bus dengan pesawat. Saat kamu bepergian menggunakan bus, mungkin kamu bisa datang 10 menit sebelum keberangkatan. Namun untuk naik pesawat, jangan harap kamu bisa seperti itu.

Sebab banyak proses yang harus kamu jalani terlebih dulu sebelum masuk ke pesawat terbang. Salah satunya adalah pemeriksaan keamanan penerbangan yang dilakukan petugas AVSEC. Selain menyediakan waktu untuk melaksanakan proses before flight seperti Pemeriksaan Oleh AVSEC, check in, memasukkan bagasi hingga boarding. Hal itu juga untuk memberikan waktu kamu agar sampai ke tempat boarding. Khususnya untuk bandara internasional jarak antara gerbang keberangkatan menuju tempat pemeriksaan terbilang cukup jauh dan memakan waktu.

Pastikan dulu kamu sudah mulai memasuki bandara paling lambat 2 atau 3 jam sebelum jadwal penerbangan kamu berlangsung. Hal itu untuk mengantisipasi keterlambatan memasuki ruang boarding.

7. Hindari Membuat Keributan Sekecil Apapun Khususnya Saat Menjalani Pemeriksaan Oleh AVSEC

Petugas keamanan mempunyai hak untuk menahan calon penumpang yang tidak mau mentaati peraturan penerbangan. Maka dari itu, jangan sekali-kali kamu berdebat dengan petugas keamanan jika memang barang bawaan kamu tidak bisa dibawa ketika penerbangan. Sebab petugas keamanan tentu akan lebih paham yang boleh dan tidak boleh dibawa saat penerbangan.

Maka dari itu, hindari membuat keributan sekecil apapun di bandara. Apalagi saat kamu tengah menjalani pemeriksaan oleh AVSEC. Keributan dengan petugas AVSEC akan sangat berakibat fatal, bahkan dapat membuat tiketmu hangus karena terlambat mengikuti proses boarding.

8. Bercanda Tentang BOM Saat Pemeriksaan Oleh AVSEC Akan Berakibat Sangat Fatal

Bercanda dengan petugas keamanan penerbangan boleh-boleh saja agar tidak terlalu kaku. Akan tetapi candaan yang berkaitan dengan BOM dapat menjadi boomerang bagi kamu. Mungkin kamu juga pernah mendengar candaan disaat calon penumpang di Bandara Internasional Miami pernah ditangkap hanya karena candaan ini.

Itu tadi hal yang perlu kamu siapkan dan hindari sebelum melakukan penerbangan. Sehingga petugas keamanan penerbangan perlu benar-benar berasal dari orang yang sudah paham aturan keamanan penerbangan. Seperti yang dinyatakan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/2765/XII/2010 Bab I Butir 9. Dimana petugas AVSEC wajib memiliki lisensi sebagai keamanan penerbangan. Dengan adanya lisensi keamanan penerbangan tersebut, berarti seseorang telah memiliki kecakapan untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan.

pspp penerbangan lisensi avsec

Baca juga: Perbedaan Lisensi Dengan Sertifikat

Jadi itu tadi adalah informasi terkait dunia penerbangan. Ternyata banyak hal menarik yang bisa kamu tahu dan dapatkan di dunia penerbangan lho. Termasuk informasi untuk menjadi bagian dari maskapai penerbangan melalui bursa kerja yang dimiliki oleh sekolah penerbangan seperti PSPP Penerbangan. Bagi kamu yang ingin mengikuti pendidikan sekolah penerbangan PSPP, kamu bisa lho gabung sesegera mungkin karena kuota terbatas. Nah ini nih informasi Pendaftaran PSPP Penerbangan.

Informasi Pendaftaran Sekolah AVSEC

Pendaftaran PSPP Penerbangan tahun 2020 ini dibuka 2 periode yaitu di bulan Juni dan Desember. Apabila calon siswa menanyakan pertanyaan ini di bulan Mei, maka calon siswa dapat mengikuti kelas di bulan Juni atau kelas Desember atau kelas tahun berikutnya.

Pendaftaran ditutup sewaktu-waktu jika kuota kampus terpenuhi. Pada setiap kampusnya, PSPP hanya menyediakan 150 kursi pendidikan. Yang mana PSPP kini sudah memiliki 5 kampus di Indonesia yaitu di Jakarta, Lampung, Yogyakarta, Medan dan Makassar.

Apabila kamu bertanya mengenai pendaftaran dan ternyata sudah ditutup untuk angkatan berikutnya, maka otomatis kamu akan diarahkan ke pendaftaran angkatan berikutnya lagi, artinya walaupun pendaftaran sudah ditutup, masih ada pendaftaran lagi untuk angkatan selanjutnya. Begitu seterusnya.

Bagi kamu yang ingin bergabung dengan Sekolah AVSEC PSPP Penerbangan. Informasi selengkapnya atau ada yang mau ditanyakan, adik bisa menghubungi kak Asna melalui Call/WA di 0822 1195 1972. Jadi begitu ya, ketemu lagi nanti sama mimin. Semoga informasi dari mimin bermanfaat. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *